HomeNasionalVarian Delta 'Ngamuk' di RI, Bandara-Bandara Kena Imbasnya

Varian Delta ‘Ngamuk’ di RI, Bandara-Bandara Kena Imbasnya

Channel Batam – Prospek industri penerbangan semakin suram dengan adanya mutasi varian virus corona delta. Sehingga banyak negara yang sudah menutup pintu kedatangan internasional, membuat jumlah penumpang pesawat internasional semakin surut.

Permenkumham Nomor 27/2021 mengatur pembatasan terhadap orang asing yang masuk ke Indonesia hanya boleh untuk pemegang visa diplomatic, visa dinas, pemegang izin tinggal terbatas, dan izin tinggal tetap, juga penumpang tujuan kesehatan dengan rekomendasi kementerian/lembaga, juga awak alat angkut dengan alat angkutnya.

Bagaimana kondisi lalu lintas penumpang di bandara saat ini?

Umumnya bandara tetap operasi meski dengan jam operasional dibatasi. Selain, jumlah penumpang memang mengalami penurunan tajam apalagi ada PPKM darurat, yang mana syarat perjalanan udara makin ketat.

VP Corporate Secretary Angkasa Pura I Hendy Heryudhitiawan mengatakan dari data yang dimiliki tercatat jumlah penumpang internasional pada dua Bandara Juanda dan Sam Ratulangi Manado memang sudah mengalami penurunan drastis.

“Semester I-2021 dari dua bandara itu kami melayani 71.375 penumpang, turun jauh jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 3.186.155 penumpang,” katanya dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (23/7).

Adapun penerbangan internasional itu adalah penerbangan khusus kepentingan tertentu seperti bisnis yang esensial, penerbangan repatriasi, hingga charter. Hendy menegaskan semua penerbangan itu sudah memenuhi kriteria peraturan perundang-undangan dan persyaratan kesehatan yang berlaku pada masa pandemi.

spot_img
spot_img

Populer

News Update

Berita Terkait