HomeDaerahPanas! Garnas Bela Ansar Bongkar Soal Komitmen dan ‘Kue Politik’ Rudi

Panas! Garnas Bela Ansar Bongkar Soal Komitmen dan ‘Kue Politik’ Rudi

Channel Batam – Hubungan politis antara Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Ketua Nasdem Kepri, HM Rudi tengah panas. Ormas Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) menuding Ansar tidak komitmen dengan kesepakatan politik usai memenangkan Pilkada Kepri.

Hal itu dituangkan Perpat dalam surat gelar aksi demo mereka di Batam. Perpat yang menyatakan diri sebagai ring 1 pendukung Marlin Agustina (disokong NasDem), menyebut jika sebelumnya sudah ada perjanjian politik.

Jabatan Sekda dan tiga kepala dinas di Pemprov Kepri menjadi ‘jatah kue politik’ jika pasangan Ansar-Marlin menang. Namun hal itu tidak terealisasi. “Itu sudah disepakati pada pertemuan 19 Maret 2021. Gubernur tidak mau menunaikan komitmen itu,” tulis surat resmi Perpat, dalam pemberitahuan unjuk rasa.

Mereka mengatakan Perpat merasa dizolimi dalam hal ini. “Kami Perpat Kepri selaku ring 1 Marlin di Pilkada 2020 merasa dizolimi. Bila hak ibu Marlin dihilangkan, maka hak Perpat juga akan terhilangkan,” tulis Perpat

Garnas Bela Ansar

Tudingan Perpat ini mendapat perlawanan dari Organisasi Sayap Partai Golkar, Garda Nasional (Garnas) Kota Batam.

Ketua Garnas Batam, Ryan Jimmi Siburian tak menampik adanya kesepakatan politik antara partai pengusung, termasuk Ketua NasDem Kepri M Rudi, yang merupakan Wali Kota Batam yang juga suami dari Marlin Agustina.

“Kesepakatan pernah terbangun di Hotel Radison saat itu dihadiri lima personel selaku negosiator dan Pimpinan Partai (Golkar dan NasDem) saat itu, Ada Ketua DPD I Golkar Kepri Pak Maruf, Ansar Ahmad, Ade Angga, Iskandar dan M Rudi. Ada beberapa poin penting kalau mau kita bongkar sekalian,” ucapnya.

Dalam keterangan tertulis Ryan menyebut beberapa point:

1.Golkar mendukung Rudi di Batam, Rudi dg Nasdemnya mendukung Apri dan Robi di Kab Bintan, namun kenyataannya Rudi bersama Nasdemnya memajukan Calon di Bintan untungnya Calon yang didorong Golkar Menang dan Calon dukungan Rudi Kalah.

2.Batam dan Karimun harus menjadi target Nasdem unt memenangkan Ansar-Marlin, realisasinya suara Rudi besar, sedangkan Ansar marlin kalah untuk di Batam, Rudi bisa beretorika sedemikian rupa tapi Fakta Politik menunjukkan bukti sebenarnya.

3.Untuk Tanjung Pinang, Rudi punya Komitmen untuk mendukung kader Golkar Ade angga maju dalam kursi eksekutif namun kenyataannya mentah.

“Dari 3 komitmen di atas dilihat presentasi membangun komitmen yang tidak pernah tercapai lantas bagaimana mungkin mendesak komitmen dari kawan politiknya?” ujar dia

Selain itu persoalan profesionalisme figur, menurut dia, Ansar Ahmad akan berfikir untuk mengutamakan orang yang layak, punya kepiawaian, punya gagasan untuk membangun Kepri kedepan.

“Ya bukan asal dorong asal sorong orang yang tidak punya kompeten untuk maju menjabat Sekda dan tiga kepala Dinas, karna ini menyangkut masa depan kesejahteraan rakyat Kepri,” tuturnya.

Ia mengatakan, dengan menurunkan ormas pendukung dalam hal ini Perpat dalam demo terkait komitmen Ansar Ahmad, Ryan menyebut Rudi ‘baper’.

“Saat tidak dikabulkan tiba-tiba Baper, dan menurunkan ormas pendukung untuk menyatakan Gubernur Ansar tidak komitmen, bagi saya selaku ketua Garnas Kota Batam, saya dan kawan-kawan akan mendukung sepenuhnya kebijakan Pak Ansar siapapun lawannya Garnas siap maju sebagai pagar betis Ansar kedepan membangun Kepri lebih maju. Saya percaya Ansar akan mengedepankan kepentingan rakyat Kepri dibanding bagi-bagi kue dalam urusan politiknya,” ucapnya. (*/Joe)

spot_img
spot_img

Populer

News Update

Berita Terkait