HomeCoronavirusKomnas KIPI Minta Masyarakat Waspadai Gejala Ini Pasca Divaksin AstraZeneca

Komnas KIPI Minta Masyarakat Waspadai Gejala Ini Pasca Divaksin AstraZeneca

Channel Batam, JAKARTA – Pembekuan darah disebut Badan Obat Eropa (EMA) menjadi efek samping langka vaksin AstraZeneca. Pernyataan EMA menyusul laporan baru kasus pembekuan darah usai vaksinasi yang banyak terjadi di kelompok usia dewasa muda.

Beberapa negara Eropa hingga Filipina akhirnya menangguhkan vaksin AstraZeneca di kelompok tersebut. Meski jarang dilaporkan, sejumlah negara menetapkan penangguhan ini sebagai bentuk kehati-hatian.

Ketua Komnas KIPI Prof Hindra Hingky Irawan menegaskan efek samping pembekuan darah vaksin AstraZeneca sejauh ini belum ditemukan di Indonesia. Terlebih, cakupan vaksinasi AstraZeneca masih sangat jauh dibandingkan Inggris dan negara Eropa lainnya.

“Sangat jarang (kasus pembekuan darah) di Inggris, di Eropa, kalau di Indonesia belum ada laporannya. Karena mungkin kalau di sana kan vaksinasinya diberikan kepada 20 juta lebih kan, karena kita kan belum jutaan, belum ada laporan di kita, dan di sana juga sangat-sangat jarang,” tegas Prof Hindra dilansir detikcom Jumat (9/4/2021).

Prof Hindra menyebut, belum ada kejelasan lebih jauh apakah ada komponen yang terdapat dalam vaksin AstraZeneca memicu pembekuan darah. Catatan EMA sejauh ini berfokus pada jumlah laporan kasusnya saja.

Lantas gejala apa yang perlu diwaspadai usai vaksinasi AstraZeneca?

Menurutnya, jika selama dua minggu pasca disuntik dosis pertama vaksin AstraZeneca mengalami pusing tak kunjung sembuh meski diberi obat, nyeri pada tungkai, dan sejumlah gejala lain perlu segera mendapat pemeriksaan medis.

spot_img
spot_img

Populer

News Update

Berita Terkait