HomeNasionalNadiem: Opsi Belajar Tatap Muka Terbatas Agar Indonesia Tak Kehilangan Satu Generasi

Nadiem: Opsi Belajar Tatap Muka Terbatas Agar Indonesia Tak Kehilangan Satu Generasi

Channel Batam – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengaku tak ada pilihan lain untuk memutus potensi kehilangan satu generasi dalam pembelajaran kecuali dengan kembali menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah. Pembelajaran tatap muka sudah dimulai dengan target seluruh sekolah belajar di kelas pada Juli mendatang.

“Saya mengajak kita semua untuk segera memasuki babak baru setelah satu tahun berjuang bersama melewati masa pembelajaran yang sulit karena pandemi. Kenyataannya adalah kita harus hidup dengan pandemi Covid-19. Satu-satunya opsi, kita harus melaksanakan tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat agar Indonesia tidak kehilangan satu generasi,” kata Nadiem dalam keterangan tertulis, Kamis (1/4).

Dari sisi kesiapan, menurut Nadiem, sudah banyak hal yang dilakukan pemerintah untuk mengakselerasi kesiapan pembelajaran tatap muka secara menyeluruh. Semangat ini tampak dari percepatan vaksinasi yang diprioritaskan kepada guru dan tenaga kependidikan.

“Presiden sudah berkomitmen agar semua guru, dosen, dan tenaga kependidikan kita selesai divaksinasi akhir Juni hingga Juli tahun ini,” kata Nadiem.

Untuk itu, mantan bos Gojek itu menegaskan agar usai para guru dan tenaga pendidikan di suatu sekolah kelar disuntik vaksin, maka diwajibkan untuk segera menggelar pembelajaran tatap muka.

“Sebagaimana yang tertuang dalam SKB Empat Menteri, semua satuan pendidikan yang guru dan tenaga pendidiknya sudah divaksinasi saya himbau untuk segera memenuhi daftar periksa dan menawarkan opsi PTM terbatas. Perlu ditekankan bahwa tidak boleh ada orang tua murid yang dipaksa. Orang tua berhak memilih apakah anaknya ikut PTM terbatas atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). SKB ini sudah berlaku. Tidak perlu menunggu tahun ajaran baru untuk melakukan PTM terbatas,” ujar dia.

Menurut Nadiem, sekitar 20-22 persen sekolah di Indonesia saat ini sudah mulai melakukan pembelajaran tatap muka terbatas, dan sudah hampir 85 persen sekolah-sekolah di negara-negara di kawasan Asia Pasifik sudah kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka secara penuh. Data terakhir Kementerian Kesehatan yang dihimpun Rabu (31/3), sudah 550 ribu guru dan tenaga pendidik yang telah divaksinasi.

“Harapannya sampai akhir Juni semua guru dan dosen di seluruh Indonesia sudah divaksinasi semua, jumlahnya sekitar 5,5 juta, termasuk yang di bawah binaan Kementerian Agama. Sehingga semua sekolah bisa memulai PTM terbatas,” kata Nadiem. (joe)

 

spot_img
spot_img

Populer

News Update

Berita Terkait