Home Ekbis Jurus Paket BBK Murah, Kadin Kepri Optimis Ekonomi Kepri Segera Menggeliat

Jurus Paket BBK Murah, Kadin Kepri Optimis Ekonomi Kepri Segera Menggeliat

Channel Batam – Lesunya perekonomian akibat ‘hantaman’ pandemi Covid-19 membuat Kadin Kepri ingin memaksimalkan Paket Batam Bintan Karimun (BBK) Murah yang sebelumnya sudah diluncurkan.

Seperti diketahui BBK Murah, yang diinisiasi Kadin Kepri resmi diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) RI, Airlangga Hartarto, Sabtu (26/9/2020) lalu.

Ketua Kadin Kepri, Ahmad Makruf Maulana menegaskan paket BBK Murah digerakkan agar Kepri tetap diminati investor dari mancanegara. Ia pun berharap ke depan, dengan terpilihnya gubernur yang baru, program ini bisa dijalan dengan baik.

“Saya berharap terpilihnya gubernur dan wali kota dan bupati se-Kepri yang baru harus bikin loncatan besar agar ekonomi bergeliat,” kata Makruf, Senin (18/1/2021).

Kadin, dikatakan Makruf merasakan betul lesunya ekonomi imbas dari pandemi corona.

“Daya beli masyarakat menurun dan lemah. Ekspor Impor turun drastis. Pertumbuhan pun anjlok. Zaman sudah berubah kita harus bergandengan tangan. Hilangkan ego sektoral. Kita harus membuat vitamin-vitamin baru untuk Kepri, supaya investasi datang,” ucapnya.

Seperti diketahui, Paket BBK Murah merupakan paket stimulus berupa pemberian sewa lahan gratis selama lima tahun di lokasi yang berada di wilayah FTZ Batam, Bintan, Karimun dan Tanjungpinang.

Murah dalam arti terjangkau dan juga memiliki nilai kompetitif yang lebih baik dengan dukungan insentif yang melekat dalam status FTZ di BBK.

Lahan yang sudah tersedia antara lain sekitar 1.400 hektar di FTZ Batam terpecah di beberapa titik, 500 hektar di Karimun dan 1.000 hektar di Bintan. “Program ini juga menawarkan insentif berupa relaksasi pajak/retribusi di daerah yang masuk dalam program ini, seperti pajak hotel, restoran, hiburan, penerangan jalan, pajak bumi bangunan, dan pajak parkir. Selanjutnya stimulus bagi pelaku UKM, kemudahan birokrasi perizinan, dan cicilan uang wajib tahunan (uwt) bagi investor di Batam,” jelas Makruf.

Dikatakannya, peluncuran Program BBK Murah di tengah pandemi Covid-19 ini sebagai bentuk kepedulian pengusaha yang merupakan ujung tombak untuk menuju kebangkitan dan pemulihan ekonomi di Kepri. Program ini mendapat dukungan penuh dari Kemenko Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Priwisata dan Ekonomi Kreatif, Kadin Indonesia, serta seluruh stakeholder di Kepulauan Riau. (joe)

Populer

News Update

Berita Terkait