Home Ekbis Asyik, Panti Pijat Tercatat Cukup Menopang PAD

Asyik, Panti Pijat Tercatat Cukup Menopang PAD

Channel Batam, BEKASI – Panti pijat, refleksi, spa dan pusat kebugaran mencatat perolehan pajak hiburan tertinggi di Kota Bekasi, Jawa Barat, yakni sebesar Rp 83,75 persen. Jumlahnya mencapai Rp 4,9 miliar dari target Rp 5,9 miliar.

“Angka persentase serapan paling tinggi dalam sektor hiburan di antaranya panti pijat dengan hampir mendekati angka terealisasi,” ucap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Tedy Hafni, Rabu (25/11).

Pajak dari sektor itu, memberikan kontribusi paling banyak dari keseluruhan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bekasi yang masih jauh dari target.

Hingga kini nilai pajak hiburan, baru menyumbang Rp 22,4 miliar dari yang ditargetkan sebanyak Rp 42,2 miliar pada 2020 atau baru 53,17 persen saja. “Pajak hiburan baru sebesar 53,17 persen. Belum mencapai target. Jadi sampai saat ini memang pajak hiburan belum terealisasi,” kata Tedy.

Rendahnya capaian PAD ini, kata Tedy, dipengaruhi oleh pembatasan jam operasional yang terjadi selama pandemi Covid-19. Apalagi, sempat ada pemberlakuan pembatasan jam malam hanya sampai 18.00 WIB saja dalam beberapa waktu.

“Animo masyarakat masih belum optimal, mereka juga masih ragu-ragu ke tempat hiburan dan juga kita membatasi waktu. Baru sekarang ini, boleh buka sampai dengan jam 11 malam. Sebelumnya sampai jam 6 sore saja,” ungkapnya, dilansir dari Republika.co.id.

Populer

News Update

Berita Terkait