Home Ekbis Dikorupsi, Seorang Kades Ditangkap Polisi Karena Dana Desa

Dikorupsi, Seorang Kades Ditangkap Polisi Karena Dana Desa

Channel Batam, LINGGA – Satuan Reserse kriminal (Satreskrim) Polres Lingga, Daerah Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi dana Desa tahun anggaran 2018.

Dana desa tersebut merupakan desa Penuba Timur Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga, Kepri yang dilakukan oleh tersangka BK (43) yang merupakan Kepala Desa (Kades) di desa tersebut.

Kapolres Lingga AKBP Arief Robby Rachman melalui Kasat Reskrimnya, AKP Adi Kuasa Tarigan mengatakan ditetapkannya tersangka BK dalam kasus Korupsi Dana Desa Penuba tahun anggaran 2018 berdasarkan adanya Laporan Polisi Nomor : LP-A/18/XI/2020/SPKT- Res Lingga, tanggal 11 November 2020, Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sp.Dik/18/XI/2020/Reskrim, tanggal 11 November 2020, Surat Penetapan Tersangka Nomor : S.Tap/03/XI/2020/Reskrim, tanggal 17 November 2020.

Parahnya selama proses penyelidikan dan penyidikan, yang bersangkutan tidak kooperatif, serta tidak memenuhi panggilan penyidik tanpa alasan yang jelas.

“Stelah dilakukan dua kali pemanggilan, selanjutnya terhadap BK kami amankan dan dilakukan penangkapan saat berada di Kabupaten Bintan.” Kata Adi melalui telepon, Jumat (20/11/2020).

Menurut Adi, penetapan Kades Penuba Timur sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Desa Penuba Timur, setelah pada tahun anggaran 2018, Desa Penuba Timur mendapatkan alokasi Dana Desa (droping APBN) sejumlah Rp 720.474.500.

Selanjutnya yang bersangkutan saat itu menjabat sebagai Kades Penuba Timur, telah mengunakan Dana Desa tahap satu dan dua sejumlah Rp 432 miliar.

Namun kemudian, penggunaan dana tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Dari sanalah Inspektorat Kabupaten Lingga melakukan pemeriksaan pengunaan Dana Desa tersebut dan menyimpulkan adanya kerugian Negara terhadap alokasi angaran keuangan desa sejumlah Rp 317.738.045.

“Tersangka BK ditangkap dan dibawa ke Polres Lingga, kemudian di mintai keterangannya tentang Dana Desa, selanjutnya tersangka BK mengakui telah menggunakan uang tersebut untuk keperluan pribadi dan berpoya-poya,” terang Adi.

Atas perbuatannya tersangka BK dikenai ketentuan pidana dalam pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 jo pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pindan Korupsi, sebagaimana Telah Dirubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara serta denda maksimal Rp 1 milyar rupiah. (kcm)

Populer

Mau Dapat Bansos Modal Usaha Rp500 Ribu dari Kemensos, Begini Caranya

Channel Batam, JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan sosial (bansos) modal usaha lewat program Bantuan Stimulan Insentif Modal Usaha (BSIMU). Total bantuan yang...

‘Cantik’ dan ‘Jilbab’ Kata Kunci Kasus Ustadz Maaher Hina Habib Luthfi

Channel Batam, JAKARTA - Soni Eranata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi, pemilik akun Twitter @ustadzmaaher_, ditangkap Bareskrim Polri terkait kasus ujaran kebencian. Polri mengindikasi ada...

Pasangan Ansar-Marlin Unggul Jauh dari Insani dan SInergi

Channel Batam, BATAM - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut tiga, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina (AMAN) keluar sebagai pemenang pada...

MU Kalah, Perebutan Tiket 16 Besar Grup H Semakin Ketat

Channel Batam, JAKARTA - Keputusan buruk pelatih Ole Gunnar Solksjaer yang tidak cepat mengganti Fred pada babak kedua menjadi musibah bagi MU. Paris Saint-Germain pun...

Kekuatan Hati itu Datang Seperti Air Terjun Niagara

OPINI Oleh: Suyono Saeran Pagi masih buta. Matahari baru mengintip di pelupuk timur. Tapi langkah kaki Linda begitu cepat menerobos kabut yang menggelayut di Pasar Bintan...

Pasangan Ansar-Marlin Unggul Jauh dari Insani dan SInergi

Channel Batam, BATAM - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut tiga, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina (AMAN) keluar sebagai pemenang pada...

News Update

‘Cantik’ dan ‘Jilbab’ Kata Kunci Kasus Ustadz Maaher Hina Habib Luthfi

Channel Batam, JAKARTA - Soni Eranata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi, pemilik akun Twitter @ustadzmaaher_, ditangkap Bareskrim Polri terkait kasus ujaran kebencian. Polri mengindikasi ada...

Mau Dapat Bansos Modal Usaha Rp500 Ribu dari Kemensos, Begini Caranya

Channel Batam, JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan sosial (bansos) modal usaha lewat program Bantuan Stimulan Insentif Modal Usaha (BSIMU). Total bantuan yang...

Kekuatan Hati itu Datang Seperti Air Terjun Niagara

OPINI Oleh: Suyono Saeran Pagi masih buta. Matahari baru mengintip di pelupuk timur. Tapi langkah kaki Linda begitu cepat menerobos kabut yang menggelayut di Pasar Bintan...

Berita Terkait

Pasangan Ansar-Marlin Unggul Jauh dari Insani dan SInergi

Channel Batam, BATAM - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut tiga, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina (AMAN) keluar sebagai pemenang pada...

‘Cantik’ dan ‘Jilbab’ Kata Kunci Kasus Ustadz Maaher Hina Habib Luthfi

Channel Batam, JAKARTA - Soni Eranata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi, pemilik akun Twitter @ustadzmaaher_, ditangkap Bareskrim Polri terkait kasus ujaran kebencian. Polri mengindikasi ada...

Mau Dapat Bansos Modal Usaha Rp500 Ribu dari Kemensos, Begini Caranya

Channel Batam, JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan sosial (bansos) modal usaha lewat program Bantuan Stimulan Insentif Modal Usaha (BSIMU). Total bantuan yang...

Kekuatan Hati itu Datang Seperti Air Terjun Niagara

OPINI Oleh: Suyono Saeran Pagi masih buta. Matahari baru mengintip di pelupuk timur. Tapi langkah kaki Linda begitu cepat menerobos kabut yang menggelayut di Pasar Bintan...

MU Kalah, Perebutan Tiket 16 Besar Grup H Semakin Ketat

Channel Batam, JAKARTA - Keputusan buruk pelatih Ole Gunnar Solksjaer yang tidak cepat mengganti Fred pada babak kedua menjadi musibah bagi MU. Paris Saint-Germain pun...